Ibn Sulaeman | Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rohimahulloh...
Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rohimahulloh ta’ala ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukron (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita? Beliau menjawab: Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallohu khoiron (semoga ALLOH membalas kebaikanmu).” Dan pada Alloh-lah terdapat kemenangan. Menjawab dengan “Wafiika barakalloh”. Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barokaloahu fiikum atau Barokallohu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakalloh” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun) Menjawab dengan “jazakallohu khoir”. Ada satu hadits yang menjelaskan sunnahnya mengucapkan “jazakallohu khoiron”, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu anhu bahwa Rosulullah Shollallohu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallohu khoir (semoga Alloh membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishohihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rohimahulloh ta’ala ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukron (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?

Beliau menjawab:

Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallohu khoiron (semoga ALLOH membalas kebaikanmu).” Dan pada Alloh-lah terdapat kemenangan.

Menjawab dengan “Wafiika barakalloh”.

Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barokaloahu fiikum atau Barokallohu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakalloh” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)

Menjawab dengan “jazakallohu khoir”.

Ada satu hadits yang menjelaskan sunnahnya mengucapkan “jazakallohu khoiron”, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu anhu bahwa Rosulullah Shollallohu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallohu khoir (semoga Alloh membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishohihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)

02/25/13 at 11:23pm
6 notes
  1. willy1hundred reblogged this from myclip
  2. cikmaduuuu reblogged this from myclip
  3. lifelovetravel reblogged this from pencariredhaallah
  4. pencariredhaallah reblogged this from myclip
  5. myclip posted this
Tweets by @twitter